Senin, 28 April 2014

Tanpamu Adalah Kerapuhanku

Sebenarnya sederhana,
Kerapuhanku adalah ketiadaanmu.
Tulang rusuk yang seharusnya pulang, tapi saat ini malah pergi melenggang.
Apa aku harus terus hidup, bahkan bila bagian dari hidupku pun terlanjur redup.
Jika memang berganti menjadi akhir, izinkanku tak ingin terganti sekedar untuk menghindari akhir.
Tergantikan darimu.

Aku terus berpeluh dengan angka membingungkan berpuluh-puluh.
Ya, aku sedang menghitung.
Keberadaan kita berpuluh-puluh, hingga beratus-ratus, bahkan beribu-ribu jam yang lalu,
Terhempas dan berhenti tertiup kerusakan yang buatku lebam membiru.
Bukan, bukan pipiku yang lebam.
Hatiku yang kini telah karam.

Kamu tersenyum dan berkata, sudahlah!,
Tidak semudah itu,
Sayang, dengarkan aku
Jujur...
Tidak ada kamu adalah rapuhku
Tanpamu adalah kerapuhanku

 (Suno C. Kamar Tidur. 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar